Waspada Kanker Serviks Sejak Dini, Keputihan Bisa Jadi Alarm Gejala Awal

www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah,2 September 2025- Kanker serviks masih menjadi momok besar bagi kaum hawa di Indonesia. Terparah, pengidap kanker serviks bisa menyebabkan kematian.

Di Kecamatan Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah puluhan wanita mengikuti Pap smear tes skrining pencegahan Kanker serviks.

Sari Putri Utami, MARS, CHCEE, CHMEE, direktur RS Dera As-Syifa mengatakan, kanker serviks wajib di waspadai dan menjadi ancaman serius bagi para wanita.

Untuk mendeteksi secara dini gejalanya, RS Dera As-Syifa memberikan secara gratis pemeriksaan Pap smear kepada puluha wanita yang ada di sekitar lingkukangan RS tersebut.

“Ada 30 wanita yang mengikuti Pap smear. Keterbatasan itu karena harus ada beberapa syarat yang harus dijalani.”

“Diantaraya tidak sedang haid saat pemeriksaan atau sebaiknya lakukan 5 hari setelah menstruasi selesai. Tidak melakukan hubungan seksual minimal 24-48 jam (atau 1-3 hari) sebelum tes. Jangan menggunakan obat-obatan vaginal, tampon, atau krim vagina dalam beberapa hari sebelumnya.”

“Kemudian jangan membilas vagina dengan cairan apa pun beberapa hari sebelum tes,” ujarnya, kepada Tribunjateng.com disela acara ulang tahun ke-17 RS Dera As-syifa Banjarharjo, Senin (1/9/2025).

Dokter Putri meyebut, gejala sejak dini juga wajib dimengerti oleh kaum hawa. Pasalnya banyak yang tidak menyadari gejala tersebut.

“Yang wajib di waspadai awalnya keputihan banyak, berbau, ada penurunan berat badan berlebih, dan penurunan nafsu makan.”

“Tapi itu juga butuh proses ya, gak bisa lagsung ke arah kanker serviks.”

“Wanita yang mengalami keputihan itu wajib di waspadai, apalgi kalau keputihannya lihat warna, warna tidak putih lebih ke kuningan atau hijau itukan pasti sudah ada inveksi bakteri, lalu pasti berbau,” paparnya.

Selain yang disebutkan itu, lanjut dr Putri, kanker serviks juga mempunyai gejala lain.

“Orang keputihan itu banyak, banyak itu dalam arti kalau orang keputihan seminggu ini bisa lebih dari seminggu.”

“Inkubaksi bakteri gejala kanker serviks itu bisa lebih dari 14 hari. Jika ada gejala itu, jika merasakan berbau dan gatal itu harus segera diperiksakan ke dokter,” sarannya.

Bukan haya pemeriksaan Pap smear, RS Dera As-asyifa juga menggelar kegiatan sosial lain, seperti donor darah.

“Kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur sekaligus wujud nyata kepedulian kepada masyarakat, RS Dera As-Syifa menghadirkan serangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga edukatif, rekreatif, dan berdampak langsung terhadap kesehatan serta kebersamaan,” pungkasnya.