www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah, 3 Januari 2026-Selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 172 barang milik penumpang tertinggal di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.
Ratusan barang tersebut tercatat dalam periode 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, seiring tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api.
Memasuki penghujung libur Nataru, KAI Daop 4 Semarang kembali mengingatkan para pelanggan agar lebih memperhatikan dan menjaga barang bawaan selama perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan sebagian besar barang yang tertinggal merupakan barang bernilai tinggi, seperti telepon genggam, laptop, uang tunai, serta barang pribadi lainnya.
“Total barang yang berhasil ditemukan dan diamankan memiliki taksiran nilai sekitar Rp75 juta,” kata Luqman, Sabtu (3/1).
Ia mengimbau penumpang untuk selalu memastikan barang bawaan sebelum meninggalkan ruang tunggu, turun dari kereta, maupun saat keluar dari area stasiun.
“Kami mengingatkan pelanggan agar selalu mengecek kembali barang bawaannya, baik saat berada di stasiun maupun di dalam kereta. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal sebelum meninggalkan tempat duduk,” ujarnya.
Luqman menambahkan, KAI telah menyediakan layanan Lost and Found sebagai bentuk perlindungan bagi pelanggan. Meski demikian, kehati-hatian tetap menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang.
Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, tidak terburu-buru saat naik atau turun kereta, serta meminta bantuan petugas apabila diperlukan.
“Terkait barang bawaan, penumpang juga kami imbau untuk menyimpan barang di tempat yang telah disediakan dan memastikan posisinya aman agar tidak membahayakan penumpang lain,” tambahnya.
Volume penumpang masih tinggi
Berdasarkan data per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume keberangkatan penumpang kereta api di wilayah Daop 4 Semarang tercatat mencapai 25.334 penumpang, sementara jumlah kedatangan mencapai 25.436 penumpang.
Adapun rincian pergerakan penumpang di sejumlah stasiun utama sebagai berikut:
- Stasiun Semarang Tawang: berangkat 7.912 penumpang, datang 7.745 penumpang
- Stasiun Semarang Poncol: berangkat 5.176 penumpang, datang 6.407 penumpang
- Stasiun Tegal: berangkat 3.234 penumpang, datang 2.975 penumpang
- Stasiun Pekalongan: berangkat 2.738 penumpang, datang 2.271 penumpang
- Stasiun Pemalang: berangkat 1.373 penumpang, datang 1.187 penumpang
- Stasiun Cepu: berangkat 1.260 penumpang, datang 1.221 penumpang
- Stasiun Ngrombo: berangkat 1.345 penumpang, datang 1.377 penumpang
Secara kumulatif, selama masa Angkutan Nataru 2025/2026 sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, total penumpang di wilayah Daop 4 Semarang tercatat mencapai 964.765 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 483.562 penumpang berangkat dan 481.203 penumpang datang.
Bagi pelanggan yang merasa kehilangan atau meninggalkan barang selama perjalanan, KAI mengimbau agar segera melapor kepada petugas di dalam kereta atau di stasiun. Laporan juga dapat disampaikan melalui Contact Center KAI 121 maupun kanal resmi media sosial KAI.
“Laporan kehilangan sebaiknya disertai identitas diri, tiket perjalanan, serta deskripsi barang dan lokasi terakhir penggunaannya,” pungkas Luqman.
