Progres Terkini Pembangunan Jembatan Weton Kulon Kebumen, Target Rampung Awal Desember
www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah,7 September 2025-Warga Jladri, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Mahrur (37) tidak sabar lagi melihat jembatan penghubung antar kecamatan yang rusak diterjang banjir pada tiga tahun lalu itu selesai dibangun tahun ini.
Mahrur bersama putranya tampak duduk di seberang jalan sembari melihat pekerja mengerjakan jembatan penghubung antar Kecamatan Puring dengan Buayan itu.
Dia menyampaikan, kerap melintasi jembatan itu untuk menuju Kecamatan Puring sebelum akses utama putus diterjang banjir.
Pasca bencana itu, warga harus mencari jalan alternatif untuk mobilitas dari Puring menuju Buayan atau sebaliknya.
“Semoga cepat rampung (selesai pembangunan jembatan),” katanya Minggu (7/9/2025).
Senada juga disampaikan warga lain asal Desa Tambakmulyo Kecamatan Puring, Nur (48).
Dia menuturkan, warga Puring banyak yang berdagang di pasar Kecamatan Buayan.
Dengan dibangunnya kembali jembatan ini, akan membantu mobilitas dan perekonomian warga.
“Biasanya pedagang dari Puring yang jualan ke sana (pasar),” terangnya.
Seperti diketahui sebelumnya, progres pembangunan Jembatan Weton Kulon kini telah mencapai 81,62 persen.
Kalakhar BPBD Kabupaten Kebumen, Udy Cahyono turut mendampingi saat monitoring dan evaluasi (Monev) dari BPNB di Kabupaten Kebumen pada Kamis (4/9/2025).
Kedatangan BNPB ke Kabupaten Kebumen dalam rangka meninjau proses pengerjaan jembatan yang dibangun dengan pembiayaan dari dana ABPN tersebut.
Udy Cahyono menyampaikan, pembangunan jembatan penghubung antar kecamatan itu kini masih berproses.
Pihaknya berharap pengerjaan jembatan itu dapat selesai sesuai target tahun ini.
Pembangunan jembatan yang putus karena banjir pada 2022 itu menelan biaya sekira Rp14,8 miliar.
Udy menerangkan, proses pengerjaan jembatan telah dimulai pada April 2025 dan ditargetkan selesai awal Desember 2025.
“Tentu nanti bisa dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat, kegiatan ekonomi mereka (warga), sudah sangat menunggu,” ungkapnya.
