www.EkonomiNusantara.com.ǁSurabaya, 6 Desember 2025-PT.Sumatraco Langgeng Makmur, perusahaan pengolahan garam yang berbasis di Surabaya, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas serta keamanan produk dengan mengumumkan langkah strategis untuk memperoleh sejumlah sertifikasi mutu bertaraf nasional dan internasional.
Direktur PT. Sumatraco Langgeng Makmur, Nurhadi Wiyono, menyampaikan bahwa peningkatan standar keamanan pangan telah menjadi prioritas utama perusahaan. Menurutnya, tuntutan pasar global terhadap kualitas garam olahan semakin ketat, terutama dari negara-negara seperti Jepang yang menerapkan regulasi ketat terhadap produk impor.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap produk garam yang keluar dari pabrik Surabaya tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga standar keamanan pangan dunia. Sertifikasi mutu menjadi langkah penting untuk menunjukkan bahwa produk kami layak bersaing di pasar internasional, terutama Jepang yang memiliki standar tinggi,” ujar Nurhadi dalam konferensi internal perusahaan.
Sejumlah sertifikasi perusahaan di antaranya ISO 22000, HACCP, dan Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) terbaru untuk produk garam konsumsi dan industri. Perusahaan juga melakukan modernisasi fasilitas produksi di pabrik Surabaya dengan menambahkan teknologi penyaringan dan pemurnian berbasis digital untuk memastikan konsistensi kualitas.
Tim Quality Control perusahaan menyebut bahwa implementasi sistem mutu ini mencakup peningkatan kebersihan area produksi, pengawasan bahan baku dari petani garam mitra, hingga pemantauan distribusi agar produk tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.
“Kami ingin membangun rantai pasok yang benar-benar aman dan efisien. Dengan dukungan teknologi baru, seluruh proses mulai dari pengolahan, pengeringan, hingga pengemasan kini dapat dimonitor secara real-time,” jelas salah satu kepala divisi pengawasan mutu.
Langkah memperoleh sertifikasi global tersebut tak lepas dari rencana besar PT. Sumatraco Langgeng Makmur untuk menembus pasar Jepang. Menurut Nurhadi, pihaknya telah menjalin komunikasi awal dengan beberapa distributor dan perusahaan kuliner di wilayah Yokohama, yang menunjukkan ketertarikan pada garam berkualitas tinggi dari Indonesia.
Permintaan terhadap garam olahan di Jepang terus meningkat, terutama untuk sektor kuliner, makanan olahan, serta industri manufaktur yang memerlukan garam murni berkadar mineral tertentu. Hal ini membuka peluang besar bagi perusahaan untuk memperkenalkan garam olahan Indonesia ke pasar global secara lebih luas.
“Yokohama adalah pintu masuk strategis. Jika kami dapat memenuhi standar dan diterima di pasar tersebut, maka peluang memperluas ekspansi ke wilayah Jepang lainnya akan semakin terbuka,” tambah Nurhadi.
Untuk mendukung rencana ekspansi ini, perusahaan juga berencana menambah kapasitas produksi
Perusahaan turut memperkuat kemitraan dengan petani garam di pesisir Jawa Timur untuk memastikan pasokan bahan baku tetap stabil dan berkualitas tinggi. Model kemitraan tersebut melibatkan pelatihan teknis, penyediaan alat panen modern, hingga pendampingan melalui program agrikultur berkelanjutan.
Dengan berbagai langkah strategis yang ditempuh, PT. Sumatraco Langgeng Makmur menegaskan visinya untuk menjadi salah satu produsen garam terkemuka di Asia Tenggara. Keberhasilan ekspansi ke Jepang diharapkan dapat menjadi pijakan kuat bagi perusahaan untuk memasuki pasar internasional lainnya seperti Korea Selatan, Hong Kong, dan kawasan Timur Tengah.
“Kami bangga menjadi bagian dari industri garam Indonesia. Tujuan kami tidak hanya bisnis, tetapi juga mengangkat nama garam Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Kami yakin dengan kualitas dan kejujuran produk, pasar internasional akan menerima kami dengan baik,” tutur Nurhadi mengakhiri pernyataannya.
