Puncak Arus Balik Gelombang Kedua, One Way Jalan Tol Semarang Batang Diperpanjang

www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah, 29 Maret 2026-Arus balik Lebaran 2026 di ruas Tol Batang – Semarang terpantau ramai namun tetap lancar.

Lonjakan volume kendaraan yang signifikan membuat pengelola jalan tol bersama kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) guna menjaga kelancaran perjalanan menuju Jakarta.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), Nasrullah, mengungkapkan bahwa hingga saat ini arus kendaraan yang melintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung menuju Jakarta masih tinggi.

Berdasarkan data sementara, pada Sabtu (28/3/2026) tercatat sebanyak 48.759 kendaraan melakukan transaksi ke arah barat.

“Sementara untuk hari ini, data satu hari penuh masih dalam proses rekap. Namun dari pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB saja, sudah tercatat 10.273 kendaraan melintas menuju Jakarta melalui GT Kalikangkung,” kata Nasrullah kepada Tribunjateng, Minggu (29/3/2026).

Untuk mengantisipasi kepadatan, rekayasa lalu lintas one way diberlakukan dari KM 263 hingga KM 70.

Selain itu, kendaraan sumbu tiga masih belum diperbolehkan melintas, dengan pembatasan berlaku hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

Lonjakan Signifikan hingga 186 Persen

Tak hanya data harian, lonjakan arus kendaraan juga terlihat dalam periode arus mudik dan balik Lebaran.

Nasrullah menyebutkan, selama H-10 hingga H+4 Lebaran (11–25 Maret 2026), total kendaraan yang melintas di GT Kalikangkung mencapai 217.055 unit.

Angka tersebut melonjak drastis sebesar 186,61 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya sekitar 75.733 kendaraan.

Sementara itu, kendaraan menuju Semarang pada periode yang sama tercatat sebanyak 109.523 unit atau meningkat 44,23 persen.

“Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat, terutama yang melintasi GT Kalikangkung sebagai salah satu simpul utama Tol Trans Jawa,” ujarnya.

Guna menjaga kelancaran arus balik, PT Jasamarga Transjawa Tol turut mengoptimalkan berbagai langkah operasional, termasuk penerapan sistem one way secara bertahap.

Sebelumnya, rekayasa lalu lintas one way lokal telah diberlakukan dari KM 132 ruas Tol Cikopo – Palimanan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.

Kemudian diperluas dari KM 263 ruas Tol Pejagan- Pemalang hingga KM 70.

Vice President Corporate Secretary and Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa seluruh sumber daya telah dioptimalkan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali.

“Optimalisasi dilakukan agar distribusi kendaraan selama arus balik berjalan baik, sekaligus memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan,” katanya.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Di tengah tingginya arus balik, pengguna jalan diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain, Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum berkendara, Periksa kendaraan agar dalam kondisi prima, Pastikan saldo e-toll mencukupi, Unduh aplikasi Travoy untuk informasi lalu lintas terkini, Gunakan rest area secara bijak, maksimal 30 menit.

Hubungi call center 133 jika mengalami kendala

Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan

Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut.

Diharapkan arus balik Lebaran 2026 di ruas Tol Batang – Semarang dapat tetap berjalan lancar, aman, dan terkendali meski volume kendaraan terus meningkat.