www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah, 24 Februari 2026-Aksi perampokan dengan kekerasan kembali terjadi di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Selasa (24/2/2026) dini hari.
Perampokan terjadi di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.
Dua pria tak dikenal masuk ke rumah seorang lansia saat suami korban sedang pergi ke musala untuk menunaikan salat subuh.
Korban diketahui bernama Lasminah (66), warga Desa Limpakuwus RT 05 RW 04, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.
Peristiwa diperkirakan terjadi sekira pukul 04.30.
Saat kejadian, korban sedang berada di dalam rumah karena sakit.
Sementara suaminya, Danim (70) pergi ke musala untuk melaksanakan salat subuh berjamaah dan mengunci pintu depan rumah sebelum berangkat.
Kapolsek Sumbang, AKP Basuki mengatakan, dalam keterangannya beberapa menit setelah suami korban pergi, Lasminah yang sedang beristirahat di kamar mendengar suara ketukan di pintu.
Korban sempat mengira suaminya pulang lebih awal.
Namun saat ditanya, tidak ada jawaban dari luar.
Karena curiga, korban kemudian keluar dari kamar dengan maksud mengunci pintu dapur.
Namun saat menuju dapur, korban justru mendapati dua pria tidak dikenal sudah berada di dalam rumah, tepatnya di area dapur dan ruang tengah.
“Salah satu pelaku kemudian menyuruh korban kembali masuk ke kamar.”
“Pelaku bahkan melempar kursi roda milik korban ke arah dapur sambil mengatakan dalam bahasa Jawa, “aja ngorong-ngorong nang kene ora krungu wong ora,” yang kurang lebih bermakna agar korban tidak berteriak karena tidak ada orang yang mendengar,” katanya.
Korban kemudian duduk di kasur di dalam kamar sambil diawasi oleh salah satu pelaku.
Sementara pelaku lainnya mencari barang berharga di dalam rumah.
Pelaku diketahui mengambil perhiasan emas milik korban yang disimpan di dalam tas serta uang receh yang berada di dalam kaleng bekas biskuit.
Setelah mengambil barang-barang tersebut, kedua pelaku pergi meninggalkan rumah korban melalui pintu yang sama.
Sekira pukul 04.45, suami korban pulang ke rumah.
Dia masuk melalui pintu depan dan mendapati istrinya dalam keadaan menangis.
Korban kemudian menceritakan rumah mereka baru saja dimasuki dua pria tak dikenal yang mengambil barang berharga miliknya.
Korban juga sempat melihat salah satu pelaku memegang benda yang diduga senjata tajam.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekira Rp2,4 juta.
Rinciannya, uang receh sekira Rp400 ribu yang disimpan di dalam kaleng bekas biskuit serta sepasang anting emas seberat dua gram dengan nilai sekira Rp2 juta.
Setelah kejadian itu, suami korban melaporkan peristiwa tersebut kepada Ketua RT setempat sebelum akhirnya diteruskan ke Polsek Sumbang.
“Saat ini kasus pencurian dengan pemberatan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” kata Kapolsek.
