Pasokan Elpiji3 Kilogram di Kudus Aman

www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah, 4 Maret 2026-Rismiati kini tak lagi kesulitan untuk mencari tabung gas elpiji 3 kilogram.

Pasalnya, elpiji yang sempat susah di awal Ramadan, saat ini keberadaannya sudah mudah untuk didapat.

“Ini cari elpiji dapat. Harganya per tabung Rp 18 ribu,” ujar Rismiati (48) warga Barongan saat membeli elpiji 3 kilogram di pangkalan di Jalan Bhakti Nomor 24 Burikan Kudus, Rabu (4/3/2026).

Rismiati mengatakan, harga yang dia dapat saat membeli di pangkalan lebih murah ketimbang saat dia beli eceran yang harganya bisa tembus Rp 24 ribu per tabung.

Dengan harga yang lebih murah, Rismiati ke depan akan lebih memilih membeli elpiji 3 kilogram di pangkalan langsung.

“Saya pakai elpiji 3 kilogram untuk masak sendiri, satu tabung bisa bertahan antara 10 sampai 14 hari,” kata Rismiati.

Sementara pemilik pangkalan elpiji Imron Syafroni mengatakan, memasuki Ramadan kali ini ada kuota tambahan elpiji 3 kilogram dari Pertamina untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya pangkalannya yang mendapat jatah 200 tabung dalam sepekan, saat ini mendapat tambahan 20 tabung.

Jadi dalam sepekan mendapat jatah sebanyak 220 tabung.

“Penyalurannya ke kami secara bertahap, misal hari senin kami mendapat 70 tabung.

Terus dilanjut pada hari-hari berikutnya dalam sepekan totalnya mencapai 220 tabung,” kata Imron pemilik pangkalan elpiji di Jalan Bhakti Kudus.

Sementara pemilik pangkalan elpiji di Kradenan Demaan Kudus, Lina mengatakan, dalam sepekan yang biasanya pihaknya mendapatkan jatah 100 tabung elpiji 3 kilogram, saat ini memasuki Ramadan dalam sepekan pihaknya mendapatkan 120 tabung. Artinya terdapat tambahan sebanyak 20 tabung.

Lina mengatakan, untuk saat ini kebutuhan masyarakat akan tabung elpiji terbilang landai.

Puncak kebutuhan akan tabung elpiji 3 kilogram terjadi pada saat menjelang Ramadan.

Peningkatan pemakaian elpiji, kata Lina, diprediksi akan terjadi sepekan menjelang lebaran.

“Peningkatan pemakaian elpiji terjadi pada saat ada tradisi Dandangan di Kudus kemarin,” kata Lina.

Sementara untuk memastikan kebutuhan elpiji tersedia selama Ramadan dan saat lebaran, anggota Komisi XII DPR RI Jamaludin Malik dengan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Dinas Perdagangan, dan Polres Kudus melakukan inspeksi ke sejumlah pangkalan elpiji.

Hasilnya, saat ini elpiji 3 kilogram di Kabupaten Kudus stoknya tersedia dan aman.

“Kami meninjau ke sejumlah pangkalan karena memang sebelumnya terdapat keluhan gas elpiji 3 kilogram terjadi kelangkaan,” kata Jamaludin Malik.

Hasil pantauan di lapangan, memasuki Ramadan memang terjadi peningkatan konsumsi elpiji 3 kilogram.

Peningkatan ini misalnya terjadi karena ada pelaku UMKM yang memasak untuk kebutuhan jualan menu takjil.

Dengan begitu, kata Jamaludin, ketika hari biasa mungkin membutuhkan satu tabung, saat Ramadan bisa membutuhkan dua tabung gas.

Sementara Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, dari pantauan yang pihaknya lakukan saat ini distribusi elpiji 3 kilogram di Kudus lancar.

Kemudian untuk harga di pangkalan dari pantauannya masih sesuai aturan harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp 18 ribu.

Kemudian Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan, peningkatan konsumsi elpiji 3 kilogram memang terjadi setiap memasuki Ramadan dan lebaran.

Untuk itu pihaknya memiliki tugas untuk memastikan kebutuhan elpiji selama Ramadan sampai lebaran tersedia untuk masyarakat.

“Peningkatan ini terjadi karena terjadi peningkatan juga aktivitas memasaka masyarakat saat Ramadan dan lebaran,” kata Taufiq.

Untuk memastikan kebutuhan pasokan elpiji 3 kilogram aman, pihaknya melakukan penambahan stok saat lebaran.

Ada penambahan stok elpiji 3 kilogram sebanyak 35.169 tabung di Kabupaten Kudus saat Ramadan kali ini.

Penambahan ini disalurkan ke masing-masing pangkalan secara berkala sejak pekan pertama Ramadan sampai pekan ketiga.

Taufiq juga mTetapkan gambar unggulanengimbau ketika terdapat informasi terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram agar tidak panik.

Dia juga mengimbau agar tidak menimbun elpiji 3 kilogram di rumah.

Kemudian yang tidak kalah penting, ketika terdapat harga elpiji di atas HET Rp 18 ribu, agar tidak membelinya.

Dia menyarankan untuk membeli di pangkalan resmi dengan harga sesuai HET.