Pria 26 Tahun di Betokan Demak Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Matoa

www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah, 2 Desember 2025-Warga Kelurahan Betokan, Kecamatan Kota, Kabupaten Demak, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pria yang tewas gantung diri di sebuah pohon matoa di pekarangan warga pada Senin (1/12/2025). Korban diketahui berinisial EP (26), yang merupakan warga setempat.

Kapolsek Demak Kota, Iptu Rudi Tri Sayoga, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa sekitar pukul 06.30 WIB, piket jaga Polsek Demak Kota menerima laporan penemuan sosok pria dalam kondisi tergantung di pohon matoa.

“Awal mula sekira pukul 06.30 WIB saksi 1 sedang akan menjemur burung kicau di pekarangan dan melihat ada orang gantung diri. Lalu saksi 1 mendatangi dan mengetahui mengenal seseorang yang gantung diri. Seketika saksi minta tolong dan memberitahu saksi 2 (ibu korban),” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/12/2025).

Saksi kemudian meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Demak Kota.

Mendapat laporan itu, petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Demak 1 langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan kondisi korban.

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah ciri yang mengarah pada dugaan kuat bahwa korban melakukan bunuh diri.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan murni gantung diri,” ujar Kapolsek.

Petugas Puskesmas Demak 1 juga memastikan tidak terdapat indikasi penganiayaan pada tubuh korban. “Ciri-cirinya lidah menjulur, keluar air sperma, dan keluar tinja,” terangnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, korban dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Disclaimer: Berita ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi siapapun untuk melakukan tindakan mengakhiri hidup. Jika pembaca mengalami gejala depresi dan berpikir untuk melakukan tindakan serupa, silahkan mendatangi pusat kesehatan mental atau psikiater.