www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah, 24 Desember 2025-Kebakaran yang melanda di Pasar Pagi Pemalang, berhasil dipadamkan berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran dan tim gabungan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, dan menghanguskan hampir seluruh los, meskipun sebagian kecil kios masih sempat diselamatkan.
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, yang turut memantau perkembangan penanganan kebakaran, menyampaikan keprihatinan mendalam kepada para pedagang yang kiosnya terdampak musibah tersebut.
Menurutnya, kebakaran merupakan cobaan yang membutuhkan kesabaran dan ketabahan dari para korban.
“Ini adalah musibah. Kami mengimbau para pedagang untuk tetap sabar dan tabah. Pemerintah akan melakukan identifikasi dan insyaallah ikut membantu meringankan beban para pedagang yang terdampak,” kata Nurkholes, Rabu (24/12/2025).
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang belakangan melanda sejumlah wilayah, seperti hujan lebat, longsor, hingga kebakaran.
“Kami berharap kejadian seperti ini menjadi yang terakhir di Pemalang. Imbauan kami, setiap toko atau kios yang ditinggalkan harus benar-benar memperhatikan instalasi listrik.”
“Korsleting listrik dapat menimbulkan dampak yang sangat besar,” tegasnya.
Menurutnya, langkah antisipasi telah dilakukan petugas untuk memastikan area sekitar los yang terbakar dalam kondisi aman dan tidak menimbulkan dampak lanjutan.
Pemerintah daerah juga akan terus melakukan pengawasan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pemalang masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali menyala. Pemantauan intensif dilakukan terutama pada bangunan-bangunan yang sebelumnya terbakar hebat.
Salah satu titik yang menjadi perhatian utama petugas berada di Toko Bangunan Yogyakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Pemalang. Bangunan dua lantai tersebut masih mengeluarkan asap cukup tebal, terutama dari bagian belakang bangunan.
Petugas Damkar Pemalang, Ipin, mengatakan, bahwa proses pemadaman belum dapat dihentikan sepenuhnya karena masih ditemukan titik api aktif di area tersebut.
“Di bagian belakang masih ada api. Sepertinya memang harus ada bagian bangunan yang dibongkar agar proses pemadaman bisa lebih maksimal,” ujar Ipin di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, sisa-sisa material bangunan dan puing kios yang menumpuk membuat api sulit dijangkau secara langsung. Oleh karena itu, pembongkaran terbatas diperlukan agar petugas dapat memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Kebakaran yang melanda di Pasar Pagi Pemalang, berhasil dipadamkan berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran dan tim gabungan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, dan menghanguskan hampir seluruh los, meskipun sebagian kecil kios masih sempat diselamatkan.
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, yang turut memantau perkembangan penanganan kebakaran, menyampaikan keprihatinan mendalam kepada para pedagang yang kiosnya terdampak musibah tersebut.
Menurutnya, kebakaran merupakan cobaan yang membutuhkan kesabaran dan ketabahan dari para korban.
“Ini adalah musibah. Kami mengimbau para pedagang untuk tetap sabar dan tabah. Pemerintah akan melakukan identifikasi dan insyaallah ikut membantu meringankan beban para pedagang yang terdampak,” kata Nurkholes, Rabu (24/12/2025).
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang belakangan melanda sejumlah wilayah, seperti hujan lebat, longsor, hingga kebakaran.
“Kami berharap kejadian seperti ini menjadi yang terakhir di Pemalang. Imbauan kami, setiap toko atau kios yang ditinggalkan harus benar-benar memperhatikan instalasi listrik.”
“Korsleting listrik dapat menimbulkan dampak yang sangat besar,” tegasnya.
Menurutnya, langkah antisipasi telah dilakukan petugas untuk memastikan area sekitar los yang terbakar dalam kondisi aman dan tidak menimbulkan dampak lanjutan.
Pemerintah daerah juga akan terus melakukan pengawasan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pemalang masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali menyala. Pemantauan intensif dilakukan terutama pada bangunan-bangunan yang sebelumnya terbakar hebat.
Salah satu titik yang menjadi perhatian utama petugas berada di Toko Bangunan Yogyakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Pemalang. Bangunan dua lantai tersebut masih mengeluarkan asap cukup tebal, terutama dari bagian belakang bangunan.
Petugas Damkar Pemalang, Ipin, mengatakan, bahwa proses pemadaman belum dapat dihentikan sepenuhnya karena masih ditemukan titik api aktif di area tersebut.
“Di bagian belakang masih ada api. Sepertinya memang harus ada bagian bangunan yang dibongkar agar proses pemadaman bisa lebih maksimal,” ujar Ipin di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, sisa-sisa material bangunan dan puing kios yang menumpuk membuat api sulit dijangkau secara langsung. Oleh karena itu, pembongkaran terbatas diperlukan agar petugas dapat memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
