www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah, 2 April 2026-Sepasang remaja perempuan berinisial D (18) dan laki-laki berinisilal L (20) yang kedapatan tidur dalam kondisi pelukan di mushola kawasan Pantai Logending Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen dikenakan wajib lapor.
Video keduanya tengah tidur tersebut viral di media sosial.
Petugas keamanan serta warga yang mengetahui kejadian itu lantas membangunkan keduanya dengan cara diguyur dengan air pada Rabu (1/4/2026) siang.
Saat kejadian, seorang rekan pasangan itu berinisial A juga tidur di lokasi. Ketiganya diketahui merupakan warga Kabupaten Kebumen.
Kapolsek Ayah, AKP Diyono menyampaikan, pasca kejadian itu ketiganya kemudian dibawa ke polsek untuk dilakukan pembinaan dan diminta membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan kejadian itu lagi.
Ketiganya diketahui dari perjalanan kemudian mampir ke mushola untuk istirahat.
“Mampir ke mushola bertiga, ternyata ketiduran,” katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Kamis (2/4/2026).
Dia menuturkan, telah dilakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan di polsek. Selain itu pihak keluarga serta pemerintah desa setempat telah dihadirkan ke polsek.
“Yang bersangkutan wajib lapor untuk pembinaan,” terangnya.
Dalam rangka mengantisipasi kejadian serupa akan lebih digiatkan patroli di lokasi rawan serta kerja sama dengan polairud, dan pengelola wisata.
Kronologi
Viral di media sosial sepasang remaja tidur pelukan di mushola kawasan Pantai Logending Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen, Rabu (1/4/2026) sekira pukul 10.30.
Kejadian itu pertama kali diketahui warga sekitar yang curiga ada sepeda motor terparkir di depan mushola.
Warga lantas melaporkan kejadian itu ke petugas angkatan laut dan polairud.
Sepasang remaja itu lantas dibangunkan dengan cara disiram air.
Warga setempat, Darmono menyampaikan, merasa curiga ketika pulang ke rumah ada dua sepeda motor terparkir di depan mushola.
Kecurigaan itu bukan tanpa alasan lantaran mushola dekat rumahnya itu kerap digunakan anak-anak muda untuk nongkrong.
“Saya penasaran, saya cek masuk ternyata di situ ada tiga anak.
Laki-laki dua, cewek satu.
Yang satu tidur menghadap ke barat membelakangi yang dua, yang satu cewek, satu cowok tidur berpelukan,” katanya kepada Tribunbanyumas.com.
Warga sekitar beserta petugas Polairud dan TNI AL serta penjaga wisata lantas membangunkan remaja itu.
Ketiganya lantas diminta untuk membersihkan mushola sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Setelah itu, terangnya, ketiga remaja dibawa ke Polairud.
Menurutnya kejadian itu dapat menjadi edukasi bagi para orang tua khususnya yang memiliki anak remaja untuk lebih memberikan pengawasan kepada anak-anaknya terkait pergaulan.
Terpisah Kapolsek Ayah, AKP Diyono membenarkan kejadian tersebut.
Tiga remaja itu sudah dibawa ke polsek untuk penanganan lebih lanjut.
“Baru diadakan klarifikasi,” terangnya.
