Kecelakaan di Boyolali, Ibu Sopir Truk Histeris dan Pingsan saat Jasad Putranya Dievakuasi

www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah,20 Agustus 2026-Ibu sopir truk trailer yang kengalami kecelakaan tunggal di kawasan Turunan Kenteng, Jalan Solo-Semarang, Boyolali, Jawa Tengah, tak bisa menyembunyikan kesedihannya.

Ia histeris dan pingsan saat tahu putranya meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/8/2026).

Korban yang diketahui bernama Rakhya Vijay Vijaya (31), merupakan warga Jalan Lamper Tengah Gang 8 RT 06/RW 07, Kelurahan Lamper Tengah, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.

Peristiwa mengharukan ibu korban pingsan itu terjadi ketika proses evakuasi sopir truk akhirnya berhasil dilakukan setelah petugas bekerja mengeluarkan korban dari dalam kabin kendaraan yang mengalami kerusakan parah.

Sebelum proses evakuasi selesai, ibu korban bersama suaminya sempat menunggu di dalam ambulans PMI yang diparkir tidak jauh dari lokasi kejadian.

Keduanya datang bersama anggota keluarga lainnya untuk menyaksikan proses penyelamatan.

Tangis keluarga pecah begitu mereka tiba di lokasi.

Meski berusaha tegar, ayah, ibu, dan anggota keluarga korban lainnya tak mampu menyembunyikan kesedihan saat melihat proses evakuasi berlangsung.

Saat ambulans akan digunakan untuk membawa jenazah korban, keluarga diminta keluar dan menunggu di sekitar lokasi kejadian.

Jatuh Pingsan saat Korban Berhasil Dievakuasi

Beberapa saat kemudian, petugas berhasil mengevakuasi korban dari dalam kabin truk. Momen itu menjadi titik puncak kesedihan keluarga.

Sang ibu yang tak kuasa menahan duka mendadak jatuh pingsan sesaat setelah mengetahui anaknya berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Anggota kepolisian yang berada di lokasi langsung memberikan bantuan dan mengangkat perempuan tersebut untuk menjauhkannya dari kerumunan serta menenangkannya.

Diketahui, kecelakaan tunggal tersebut terjadi di kawasan Turunan Kenteng, Jalan Solo-Semarang, Boyolali, pada Rabu (19/8/2026).

Truk trailer yang dikemudikan korban mengalami kecelakaan hingga menyebabkan kabin kendaraan rusak parah.

Sebelumnya, Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali Iptu Bambang Nova mengungkapkan dugaan awal penyebab kecelakaan adalah sopir mengalami microsleep saat berkendara.

Menurutnya, dugaan tersebut diperkuat dengan tidak ditemukannya bekas pengereman di lokasi awal kendaraan menabrak guardrail.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.