www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah,11 Juli 2026-Aksi nekat seorang pengayuh becak yang diduga melakukan putar balik di lokasi terlarang memicu kecelakaan beruntun di Jalur Pantura Bugangin, Kabupaten Kendal.
Insiden yang terjadi pada Jumat siang itu melibatkan tiga truk dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa tersebut terjadi di tikungan dekat Markas Kodim 0715/Kendal, kawasan yang telah diberi larangan untuk putar balik maupun melawan arus karena dinilai memiliki tingkat risiko kecelakaan yang tinggi.
Berdasarkan informasi dari Satlantas Polres Kendal, kecelakaan melibatkan Truk Fuso bernomor polisi B-9198-GYU, Truk Engkel Box H-9826-HQ, serta Truk Hino Tronton Box B-9540-FEV.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda M. Heru Ardiantoro menjelaskan, kecelakaan bermula ketika seorang pengayuh becak diduga tiba-tiba melakukan manuver putar balik di lokasi yang memang tidak diperbolehkan.
“Jadi ada bapak-bapak naik becak itu putar balik di situ.
Padahal di situ dilarang untuk putar balik,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M. Heru Ardiantoro saat dihubungi.
Menurut Heru, identitas pengayuh becak tersebut masih didalami.
Dugaan sementara, yang bersangkutan merupakan warga sekitar Bugangin yang sehari-hari bekerja sebagai pengayuh becak.
“Sepertinya warga lokal situ, masih kami periksa,” tuturnya.
Kronologi Kecelakaan
Polisi menjelaskan, kecelakaan bermula saat Truk Hino yang dikemudikan Indra Irvana (26), warga Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, melaju dari arah barat menuju timur atau menuju Semarang.
Saat memasuki tikungan di kawasan Pantura Bugangin, pengemudi truk mendapati seorang pengayuh becak yang berpindah ke lajur kanan dan diduga hendak berputar arah.
Melihat kondisi tersebut, sopir truk langsung mengurangi kecepatan dan melakukan pengereman untuk menghindari tabrakan dengan becak.
“Truk melaju dari arah barat mau arah ke Semarang, sopir kaget tiba-tiba ada pengayuh becak yang pindah lajur itu tadi,” ungkapnya.
Namun sesaat setelah kendaraan melambat, Truk Engkel Box yang berada di belakang menabrak bagian belakang Truk Hino setelah terdorong oleh Truk Fuso yang dikemudikan Nanang Haryono, warga Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.
Akibat benturan beruntun tersebut, Truk Engkel Box mengalami kerusakan paling parah pada bagian depan.
“Yang rusak cukup parah truk nomer dua, itu nabrak truk tronton di depannya karena terdorong truk yang di belakangnya,” sambungnya.
Heru menambahkan, rangkaian tabrakan terjadi ketika Truk Engkel Box terdorong akibat benturan dari kendaraan di belakangnya.
“Engkel Box nabrak Truk Hino karena ditabrak dari belakang oleh truk Fuso yang dikemudikan Nanang Haryono, warga Desa Pakis RT 001 RW 003 Kecamatan Sawahan Kota Surabaya Jawa Timur,” paparnya.
Meski tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan, kerugian akibat kerusakan tiga kendaraan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta.
Satlantas Polres Kendal mengingatkan seluruh pengguna jalan agar mematuhi rambu lalu lintas, khususnya larangan putar balik di tikungan Pantura Bugangin yang dinilai rawan kecelakaan.
Hingga kini, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih berlangsung.
“Minta tolong kesadarannya jangan putar balik di situ, di lokasi itu dilarang putar balik,” tandasnya.
