Plt Bupati Pekalongan Sukirman Nilai Persoalan Sampah Sungai di Pantura Kian Mengkhawatirkan

www.EkonomiNusantara.com.ǁJawa Tengah, 7 Mei 2026-Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman menilai, persoalan sampah di sungai kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah semakin mengkhawatirkan, dan membutuhkan penanganan serius secara bersama-sama.

Hal tersebut disampaikannya saat mengikuti kegiatan Misi Kampanye Sungai Bersih bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan komunitas lingkungan Sungai Watch di Kota Pekalongan, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan Run For Rivers yang diikuti Gubernur Jawa Tengah, Wali Kota Pekalongan, Plt. Bupati Pekalongan, Forkopimda, dan masyarakat umum.

Para peserta, memulai kegiatan dari Lapangan Mataram Kota Pekalongan dengan menempuh jarak sekitar 3 hingga 4 kilometer dan finis di Museum Batik Kota Pekalongan.

Usai kegiatan olahraga bersama, seluruh peserta melanjutkan aksi bersih-bersih sungai sebagai bentuk kampanye kepedulian terhadap lingkungan dan penanganan sampah di aliran sungai.

Sukirman mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari program kampanye lingkungan yang digagas komunitas internasional Sungai Watch.

Komunitas tersebut digerakkan, oleh tiga bersaudara asal Prancis yang aktif melakukan aksi penyelamatan sungai di berbagai daerah.

“Setiap daerah yang mereka kunjungi, selalu ada kegiatan membersihkan sampah sungai. Ini menjadi contoh, dan edukasi bagi kita semua agar memiliki kepedulian yang sama terhadap lingkungan,” ujar Sukirman.

Menurutnya, kondisi sungai di wilayah Pantura saat ini cukup memprihatinkan akibat persoalan sampah yang hampir merata di berbagai daerah.

Karena itu, dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan.

“Problem sungai yang penuh sampah di wilayah Pantura ini memang sangat merata dan memprihatinkan. Tidak bisa hanya pemerintah saja, tetapi perlu kesadaran bersama dari masyarakat,” katanya.

Selain sebagai kampanye lingkungan, kegiatan Run For Rivers juga diharapkan dapat mendorong budaya hidup sehat dan mempererat kebersamaan masyarakat.

Sukirman menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan membuka peluang kerja sama lanjutan dengan Sungai Watch dalam upaya penanganan sampah sungai di wilayah Kabupaten Pekalongan.

“Kita tentu akan menindaklanjuti kemungkinan kerja sama dengan Sungai Watch, agar penanganan persoalan sampah sungai bisa dilakukan lebih maksimal,” pungkasnya.